Wednesday, August 20, 2008

Keistimewaan Ramadhan

Rating:★★★★★
Category:Other
1. Adanya pahala yang agung yang telah Allah SWT siapkan untuk orang-orang yang berpuasa. Diantaranya adalah :

a. Bahwa pahala orang yang berpuasa sangatlah besar, saking besarnya tidak ada siapapun yang mengetahui selain Allah SWT. „Semua amal manusia adalah miliknya, kecuali shaum, sesungguhnya ia adalah milikKu dan Aku yang akan memberikan balasannya.“ (HR. Bukhari).
Sebaliknya, merupakan dosa besar bagi siapa saja yang meninggalkan puasa walaupun sehari, dengan sengaja tanpa alasan yang dibenarkan oleh syari’at Islam. „Barangsiapa tidak puasa pada bulan Ramadhan sekalipun sehari tanpa alasan rukhshoh atau sakit, hal itu (merupakan dosa besar) yang tidak bisa ditebus bahkan seandainya ia berpuasa selama hidup.“ (HR. Turmudzi).

b. Siapa yang berpuasa satu hari fii sabiliLlah, maka ia akan dijauhkan dari neraka sejauh 70 tahun. „Dari Abu Said Al-Khudri ra berkata, saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Siapa yang berpuasa satu hari fii sabilillah maka Allah SWT akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun.“ (Muttafaq ’alaih). Ini ganjaran satu hari, bagaimana jika satu bulan penuh.

c. Puasa akan memberi syafaat kepada yang melakukannya sehingga ia akan memasukkannya ke dalam surga. “Dari Abdullah bin ‘Amr ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Puasa dan Al-Qur’an memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat, puasa berkata: Wahai Tuhanku! Saya telah mencegahnya dari makan dan syahwat di siang hari, oleh karena itu terimalah syafaat dari saya untuknya! Lalu A-Qur’an berkata: Wahai Tuhanku, saya telah mencegahnya dari tidur di malam hari, oleh karena itu terimalah syafaat saya untuknya! Rasulullah saw bersabda: Lalu syafaat keduanya diterima Allah SWT.” (HR. Ahmad).

d. Di dalam surga ada pintu yang bernama Ar-Rayyan, pintu ini hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. “Dari Sahl ra dari Nabi Muhammad saw beliau bersabda: Sesungguhnya di surga ada satu pintu bernama Ar-Rayyan, dari pintu ini akan masuk orang-orang yang berpuasa. Pada hari kiamat tidak ada siapapun selain mereka yang akan memasuki pintu ini, dikatakan: Mana orang-orang yang berpuasa? Lalu mereka semua berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang memasuki pintu ini, jika orang-orang yang berpuasa telah masuk, maka pintu itu ditutup, sehingga tidak ada seorang pun selain mereka yang memasukinya.” (Muttafaq ‘alaih).

e. Puasa Ramadhan menghapus dosa-dosa yang telah berlalu. “Dari Abu Hurairah ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda: Siapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan karena mengharap pahala di sisi Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.” (Muttafaq ’alaih). “Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus-penghapus dosa diantara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim).

f. Do’a orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dikabulkan Allah SWT. “Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: Tiga orang yang do’a mereka tidak tertolak; orang yang berpuasa sehingga ia berbuka, imam yang adil, dan do’a orang-orang yang terzhalimi akan diangkat oleh Allah SWT di atas awan dan dibuka untuknya pintu-pintu langit, dan Allah SWT berfirman: Demi ‘izzahKu, sungguh Aku akan menolongmu walaupun setelah beberapa saat.” (HR. Ahmad dan Turmudzi, dan ia berkata Hadits ini Hasan).


2. Keberkahan yang ada di bulan Ramadhan, diantaranya :

a. Keberkahan cita rasa keimanan. Hal ini bisa kita saksikan betapa pada bulan Ramadhan seorang mukmin terlihat sangat kuat keimanannya, hatinya hidup, selalu tafakur, cepat ingat dan sadar. Hal ini tentunya merupakan bagian dari pemberian Allah SWT yang dilimpahkan kepada para hambaNya.

b. Keberkahan kekuatan fisik. Saat seseorang berpuasa, walaupun ia tidak makan dan minum, namun sebenarnya kekuatan fisiknya sedang bertambah, sehingga akan terasa ringan baginya untuk menjalankan berbagai ibadah, baik berupa shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, tarawih, dsb.

c. Keberkahan waktu. Saat kita berada di bulan Ramadhan, dalam satu hari satu malam kita mampu melakukan berbagai ibadah yang jika diukur secara kuantitatif mungkin sesuatu yang baru bisa kita lakukan dalam beberapa hari di luar Ramadhan. Hal ini adalah tanda keberkahan waktu yang Allah SWT berikan kepada para hambaNya di bulan Ramadhan.


3. Ada lima hal yang diberikan kepada kita yang sebelumnya tidak pernah diberikan kepada umat sebelum kita. “Dari Abu Hurairah ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda: Pada bulan Ramadhan umatku diberi lima hal yang tidak pernah diberikan kepada umat sebelumnya; bau tidak sedap mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah SWT daripada minyak misik; para malaikat memintakan pengampunan untuk mereka sehingga mereka berbuka; setiap hari Allah SWT mempercantik surga, kemudian berfirman: hampir-hampir para hambaKu yang shalih mendapat berbagai beban dan rasa sakit, dan akhirnya mereka sampai kepadamu (surga); para syetan dibelenggu, sehingga mereka tidak mampu mencapai sesuatu yang di luar Ramadhan mereka mampu mencapainya; dan pada akhir Ramadhan Allah SWT memberikan pengampunan. Ditanyakan kepada Rasulullah saw, apakah malam yang dimaksud adalah lailatul qadar? Beliau saw menjawab: Bukan, akan tetapi setiap pekerja jika telah menyelesaikan kerjanya niscaya akan diberikan upahnya secara penuh.” (HR. Ahmad).

4. Pada bulan Ramadhan terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, siapa saja yang mendapatkannya berarti ia telah mendapatkan segala kebaikan. “Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang membawa berkah, Allah SWT telah mewajibkan puasa pada siang harinya, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu, pada bulan ini ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti benar-benar terhalang” (HR. An-Nasa’i).

21 comments:

Yayan Suyanto said...

"Ya, sekian kali saatnya kita untuk …"

Ya, sebuah perjalanan pendek sudah kita lalui dan ada di belakang kita…

Sebuah pengorbanan jiwa dalam meniti panjangnya jalan yang akan kita lalui bersama…

Kadang hampa tanpa arti

Kadang gelora semangat membara

Kadang keletihan tanpa kepastian

Kadang gembira penuh canda

Kadang merasa hidup penuh arti

Kadang kekurangan diri melanda

Kadang iri menyempitkan dada

Kadang keyakinan diri dalam keangkuhan atau bisa jadi dalam kebenaran

Kadang pijakan kaki di atas kebutuhan orang lain



Ya, di sana ada jalan panjang

Bagi sebagian orang bisa jadi jalan pendek penuh harapan

Sebuah kehidupan tanpa jeda

Sebuah kehidupan tanpa kekurangan

Sebuah kehidupan yang bukan tidak tanpa kebosanan

Sebuah cita-cita seperti hal yang mustahil

Sebuah balasan untuk sebuah kerja dan kesabaran di jalan panjang



Ya, dengan kasih sayangNya kita ada

Tanpa tanya dari mana diriNya

Tanpa tanya kekurangan padaNya

Tanpa tanya untuk membantahNya

Tanpa tanya mengapa hidup hanya sementara

Tanpa tanya kenapa Ia abadi sedang kita fana

Tanpa tanya kenapa hidup ini harus terjadi



Ya, hanya antara kita dan Dia

Untuk merendah sujud atas segala nikmatNya

Untuk mengaku kesalahan di hadapanNya

Untuk sadar atas keangkuhan diri kepadaNya

Untuk suatu pengorbanan

Untuk suatu keikhlasan

Untuk suatu kebersamaan

Untuk suatu kerja mulia



Ya, sekian kali saatnya kita untuk …

Saling memberi maaf

Saling memberi do’a

Saling memberi peduli

Untuk kelapangan hati dan kelapangan hidup kita



Ya, sekian kali saatnya kita untuk …

Berbenah

Bertaubat

Bersiap

Untuk kedatangan Tamu Agung Bulan Ramadhan …



Yayan Suyanto

Melbourne in the night
http://yayansuyanto.multiply.com/journal/item/174

Bunda Estherlita Suryoputro said...

gak kerasa emang bulan puasa udah deket....
alhamdulillah banget kalau kita bisa ketemu lagi bulan yang penuh dengan berkah...

Saya hanya terfikir bagaimana nasib sodara2 kita yang tinggal didaerah utara dimana terbit matahari dan tenggelam sangatlah lama, lebih dari 18 jam....
bagaimana sebetulnya hukumnya berpuasa hampir seharian penuh seperti itu ?

crysan hijau said...

Alhamdulillahh.. bulan puasa sudah deket... :)
Rasanya memang sangat berbeda dengan bulan2 lain, bener2 bulan penuh berkah..

Inci Amal said...

lama gak kelihatan? apa kaabar:-)

Zfitri Syafitri said...

TFS tante Di...:-)
gimana kabar...? btw itu foto diambil dari wohnung mu kah..?

Soraya Salem said...

Alhamdulilah .... Bulan suci akan segera tiba. InsyaAllah kita mendapatkan berkah dan limpahan pahala di bulan yg suci ini. Marhaban ya Ramadhan. Mohon maaf kalo ada salah kata n perbuatan.

Quacks Alber said...

TFS Didi. Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan. Bantulah kami untuk melaksanakan puasa, melakukan shalat malam, menjaga lisan dan memelihara pandangan, dan jangan jadikan puasa kami hanya sekedar lapar dan dahaga. *Amin*

Elly PS said...

selamat menyambut ramadhan mbak diana...
mohon maaf lahir bathin.

Kusti Ariyah said...

smg kita diberi kesempatan bertemu ramadhan..
tfs mbak:)

Diana Rochayani said...

nuju di Aussie, Pak? sareng kulawargi atanapi dines nyalira? :)

Diana Rochayani said...

Yang aku pernah baca, Tan.. Kalo kita tinggal di daerah yang misalnya shaumnya lebih dari 18 jam, itu mah judulnya wayahna.. hehehe... alias mesti dijalani.. Kayak kalo pas puncak sommer di sini juga kan maghribnya jam 10, subuhnya jam setengah 3.

Kecuali kalo misalnya kita tinggal di daerah yang jarak waktu antara isya' ama subuhnya ekstrim, misalnya cuman 45 menit, maka jadwal shaumnya ada yang berpendapat ngikutin waktu negara islam terdekat, atau ngikutin waktu mekah.
Wallahu a'lam..

Diana Rochayani said...

iya, mbak Vin... dan aku kangeeeennn shaum Ramadhan di Indoo.. hiks!

Diana Rochayani said...

alhamdulillah baek dan sehat, bu :D
biasa niih, giliran anak uni pada ujian.. jadi ikutan bertapa :p

Diana Rochayani said...

mbak fitriiiii.... beberapa pekan lalu daku nelpon ke sanaaa... tapi gak ada yang ngangkat.. hiks!
iya, mbak.. itu foto dari wohnung :p waktu gerhana bulan..

Diana Rochayani said...

sama2, Ya.. maaf juga nih, belum sempet ngobrol lagi.. dan belum sempet nengok saladin :) insyaAllah kalo udah agak luang yaa...
*jadi lebaran di DA ato Fra kah? ;)*

Diana Rochayani said...

aamiin.. aamiin.. Allahumma aamiin...!

Diana Rochayani said...

sami2, ceu Ely.. :)

Diana Rochayani said...

aamiin.. insyaAllah :)

Hafiz Mifzal said...

amiiiiiiiin.....

achmad faisol said...

terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang "Benarkah Kita Hamba Allah?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/09/benarkah-kita-hamba-allah-1-of-2.html
(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 2 buah link benarkah kita hamba Allah?)

Apakah Allah juga mengakui bahwa kita adalah hamba-Nya?

semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin...

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

Diana Rochayani said...

aamiin... aamiin... aamiin..
insyaAllah saya segera meluncur ke sana :)
jazaakumuLlah khair..