| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Other |
„Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'[44].
[44] yang dimaksud ialah: shalat berjama'ah dan dapat pula diartikan: tunduklah kepada perintah-perintah Allah bersama-sama orang-orang yang tunduk.“ (QS. Al-Baqarah, 2:43)
„Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.“ (QS. An-Nisaa, 4:103)
2. Shalat merupakan garis pemisah antara Islam dan kufur
Telah bersabda Rasulullah saw, „Garis pemisah antara seorang Muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat.“ (HR. Muslim). Maksudnya, indikator yang paling mudah untuk membedakan apakah seseorang itu muslim atau non muslim adalah melakukan shalat. Kalau suka shalat berarti seorang muslim, kalau tidak pernah shalat bearti dia itu kafir atau munafik.
3. Shalat sebagai sarana untuk merawat dan mengasah kefitrahan manusia
Manusia lahir dalam keadaan fitrah aau dalam keadaan beragama Islam, yaitu agama yang hanya menyembah Allah SWT (tauhid).
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku Ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap Ini (keesaan Tuhan)" (QS. Al-A’raf, 7:172).
Rasulullah saw bersabda, “Setiap anak lahir dalam keadaan fitrah, maka orangtuanyalah yang menjadikan anak itu Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari).
Fitrah adalah potensi keagaam yang hanif atau yang cenderung kepada agama yang benar, yaitu Islam.
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui[1168],
[1168] fitrah Allah: maksudnya ciptaan Allah. manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. kalau ada manusia tidak beragama tauhid, Maka hal itu tidaklah wajar. mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantara pengaruh lingkungan.” (QS. Ar-Ruum, 30:30).
Shalat berfungsi sebagai media untuk mengaktualisasikan fitrah, karena shalat akan melahirkan ketentraman. Ketika manusia berada dalam posisi fitrahnya, hidupnya akan penuh ketenangan.
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS. Al-Baqarah, 2:45-46).
4. Shalat sebagai sarana untuk mengobati penyakit hati
Manusia memiliki sejumlah sifat mulia, seperti jujur, syukur, dan pemaaf. Namun disamping itu, manusia juga memiliki sejumlah sifat buruk, seperti putus asa, kikir, dan sombong. Shalat bisa menjadi sarana untuk mengobati sifat-sifat buruk manusia. Allah SWT berfirman, “ Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, Yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,“ (QS. Al-Ma’arij, 70:19-23)
5. Shalat sebagai sarana penyucian dosa
Rasulullah saw bersabda, “Bagaimana pendapat kalian, andaikata sebuah sungai berada di rumah salah seorang diantaramu dan kamu mandi di sana lima kali dalam sehari, maka apakah masih tertinggal kotoran pada badannya?” Mereka berkata, “Tidak ada kotoran yang tertinggal pada badannya.” Beliau bersabda, “Maka demikianlah perumpamaan shalat lima kali, Allah menghapus kesalahan-kesalahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Shalat bisa menjadi penghalang dari perbuatan maksiat
“Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.“ (QS. Al-Ankabut, 29:45)
21 comments:
nuhun neng Di nu geulis.. nambih elmu kanggo ceuceu nu imut he he he
teh diana sayang nuhun pangemut na..mudah-mudahan urang aya diantara jalmi anu di ijabah Ku Allah Swt.....
hatur nuhun bageur pangemutna... diregepkeun pisannn....
si ade kecil imut yang di depan pinter ... udah ikut sholat :D
ngaji neckar??? emang masiy jalan? bukannya tema aida kemaren?
nah kalo yang shalatnya belangbentong gmn?
danke tos sharing (3 bhs)
btw punten..ampunnn hehehe.. PR tulisan dr teteh teh teu acan beres... mood nulis nuju lenyap kieu...
Subhanalloh.....mudah2an kita bisa menjaga sholat kita dg baik, dan selalu berusaha utk khusu dalam mengerjakannya. amien....
nuhun neng....
shalat mah emang sesuatu yg ga bakal dilepas kewajibannana ti urangnya teh,mun sakit boleh sama duduk,kalo ga bisa duduk2 acan ya sholat berbaring,kalo udah ga bisa sholat/almarhum, kita disholatkeun ku batur...
sawangsulna, ceu imut ;) *eh, gening enakeun oge nya, ceu dinceu* hehehehe...
aamiin... muhun teh Nendah.. puguhan ieu oge kanggo pangemut sim kuring.. apanan upami diseratkeun mah osok rada inget :p batan teu diserat sok gampil hilapna :D
sami2.. sawangsulna, Mbu.. :)
hihihihi... dia teh yang ada di video aku, Mar... namanya Aydin :)
alhamduliLlah masih jalan, Ri.. selang seling ama Aida :D
tema Aida yang mana yak?
matakan disempurnakan :p
hihihihi.. sok lah, teu nanaon.. dugi ka aya deui moodna diantozzaannn ;)
aamiin.. aamiin...!
iya, Tante.. untuk khusyu itu memang sulit :( apalagi kalo pas lagi shalat di Bibli, diantara rak2 buku.. masih suka ada perasaan was2.. :(
tah, sumuhun.. leres pisan.. dugi ka tos teu aya ruhna ge angger weh kedah dishalatkan..
teh Temmy, kalo Sommer disana shalat Isya ama Subuhnya jam berapa, Teh?
Robbij'alni muqimashsholaati wa min dzurriyatii...aamiin..
Di..kangen euy..makin sibuk yah..? Btw mo jilbab tumpuk lagi ga?..;)
mbaaaaakkkk.... aku telpon sekarang yaaaa....
sofort! ;)
disini mah ga se naas di london kali yah,isya paling telat jam 10an,subuh nya paling pagi jam 3an,itu pun kalo puncaknya summer,paling 2-3 minggu aja,kesananya mah malem mulai panjangan .....
tapi tetep aja, ya Teh.. karaoosss :p ngantosan subuhnya..
di sini isya jam setengah 12, subuh jam 3 kurang.. matak rapet, Teh.. hehehehe... bulu mata atas ama bawah bawaannya pengen silaturahim.. alias tunduuuhh... hihihihi..
Post a Comment