Tepat setahun sudah kami berdayung sampan berdua, mengarungi bahtera rumah tangga. Meskipun jalan yang telah kami lewati gak selamanya mulus, tapi semoga riak2 kecil yang pernah mengenai sampan kami ini, bisa lebih mendewasakan dan lebih mengokokohkan simpul2 hati kami.. Perjalanan kami masih sangatlah panjang, karena menikah bukanlah akhir dari segalanya. Dengan menikah, maka berubahlah status seseorang dan kewajiban yang terkait di dalamnya.. Dari seorang anak, menjadi seorang istri/suami, yang kemudian akan menjadi orang tua. Dari dua orang dengan pribadi yang berbeda menjadi satu..Di pagi hari tanggal 26 Februari ini, diiringi gerimis salju nan putih dan lembut.. sepenuh hati, jiwa dan ragaku bersimpuh.. Bersujud dengan penuh rasa syukur yang tak terhingga pada-Mu ya Rabb.. "Alhamdulillahirabbil'aalamiin..", bisikku dalam sunyi.. Segala puji hanya milik-Mu, Tuhan semesta alam. Engkau telah mempertemukan aku dengan dirinya, dan menjadikannya sebagai suamiku, partnerku, merangkap sahabatku yang setia untuk menemani sepanjang sisa umurku.. Dirinya yang selalu membimbingku untuk senantiasa bertaqarrub pada-Mu; dirinya yang selalu sabar menghadapiku yang terkadang masih suka egois; dirinya yang selalu mengingatkan dan menegurku dengan kelembutan jika ku terlupa; dirinya yang selalu ikut tertawa jika ku tertawa, namun membelaiku jika ku bersedih; dirinya yang tidak pernah berlaku keras dan kasar terhadapku; dirinya yang tidak pernah sedikitpun mencela masakanku, meski terkadang kurang garam, atau berwarna sedikit gelap (alias gosong)...
Kutengadahkan kedua tanganku dan bermunajat dalam syahdu.. "Duhai Pemilik Kerajaan langit dan bumi, berkahilah keluarga kami agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.. bimbinglah kami menuju ridha-Mu.. jadikanlah kami sebagai hamba yang selalu bersyukur.. karuniakanlah kami keturunan yang shaleh-shalehah, yang berbakti pada kedua orang tuanya.. Aamiin, aamiin, yaa Rabbal 'aalamiin.."
Kuusap wajahku dengan kedua tanganku, kemudian melirik ke arah suamiku.. Dirinya membalas lirikan mataku seraya berkata, "Sayang, hari ini setahun usia pernikahan kita.. Ehm, tapi hadiahnya pekan depan yaa.. InsyaAllah kita jalan2 ke Amsterdam..."
6 comments:
selamat yaaaa..
semoga terus rukun dan bahagia di tahun2 berikutnya...
amiiiiiin
Makasiiih, Bun... Aamiin!
Kayaknya kalo aku tinggalnya deketan ama DB, bakalan sering ikutan Cooking Class deeehh... Hihihi...
wahhh.. asik bgt niy ke Amsterdam..
Ikuttt!! *loh??*
Hehe.. ^_^
buat Nadia : mau ikuutt? berangkatnya pagi2, Nad... emang kamu udah bangun? hehehe..
buat Mbakyu (apa Uni?) Dewi : dankeee.. :D aamiin3x! Haagen Dasz yang di Ffm Bhf? hehehe.. ke Tamani aja yuuukk.. Haagen Dasz-nya Zum Mitnehmen ajah.. ato, ke Mangkok Putih.. dingin2 begini kan enak makan yang kuah2 anget gitu... *jadi ngacai begini?!*
Salam balik buat papanya Faiz dari suami... cubit di pipi yang tembem kayak bapaw buat Faiz.. emaknya Faiz enaknya diapain yaaa? :p
Hmmm... ada yang ulang tahun pernikahan nih! Selamat aja deh bu semoga langgeng, terwujud keluarga yang sakinah mawaddah warahmah... terus doain gw juga dong ^_^
Aamiin2x! Makasih ya, Djie...
insyaAllah dido'ain.. tapi elunya juga berusaha doong! "Ulah keok samemeh dipacok!" hehehe...
Post a Comment