"Untuk Yang Belum Tahu : I'm Available!"Eits! Jangan salah sangka.. jangan salah duga 
Itu judul buku salah satu sahabatku yang insyaAllah sedang naik cetak di bulan Ramadhan ini. MasyaAllah, beliau produktif sekali bikin tulisan.. Padahal baru beberapa bulan lalu beliau menulis buku yang berjudul "99 Ideas for Happy Mom". Menurut cerita beliau, awalnya beliau ragu untuk menulis buku tersebut. Alasannya karena beliau belum menyandang gelar "Mom". Tapi salah satu rekan kerjanya bilang, "Emangnya kalo mo bikin buku tentang kematian, mesti ngerasain mati dulu?"
Nah, balik lagi ke topik.. Buku yang baru ini menceritakan kisah orang2 yang masih sendirian *eh, beliau juga masih sendirian.. kalo ada yang mo kenalan, hubungi japri yaa
* Aku belum bisa ngasih reviewnya sekarang, soalnya belum dikasih softcopy-nya.. hehehe!
Setelah beberapa hari yang lalu chatting dengan beliau mengenai isi bukunya, aku tiba2 teringat tulisanku beberapa tahun yang lalu, tepatnya 2 tahun
. Sahabatku yang ini bercerita mengenai proses ta'arufnya.. *buat yang udah pernah baca, gak papa yaa.. baca lagi
*
********
Bukan sekali dua kali aku dapet curhat-an mengenai salah satu rahasia Allah ini. Sebelumnya, aku juga pernah chatting dengan temenku yang lainnya:
nobita76 : Di.. ta'aruf kami gak dilanjutin :(
diana : ada apa, ceu? kok gak dilanjutin? :-/ ada sesuatu yang mendasar kah?
nobita76 : waktu hari Jum'at kemaren sepulang aku dari kantor, Teteh pembimbingku nelpon,
diana : trus, kumaha cenah?
nobita76 : katanya...
nobita76 : "Fis.. keputusannya udah ada, ternyata belum jodoh.. Gapapa ya? Mungkin ini dah keputusan dari Allah, dia bukan yang terbaik untuk Nafisa..
nobita76 : Nafisa gak usah kecewa, harus tegar dan sabar. Jangan trauma sama proses ini. Pokoknya dalam pikiran Nafisa jadikan ini pengalaman, bahwa Nafisa pernah ngalamin seperti ini.
nobita76 : Jangan trauma, insyaAllah akan diberi ganti yang lebih baik lagi..
nobita76 : Mungkin Nafisa tsiqoh sama agamanya tapi mungkin aja Allah menilai lain, mungkin ke depannya banyak ketidakcocokan,
nobita76 : walaupun menurut kita sih cocok2 aja.."
diana : .... *speechless*
diana : sing sabar, nya Ceu...
nobita76 : Aku penasaran, Di.. apa yang membuat dia gak mau melanjutkan ta'aruf ini..
nobita76 : ternyata dia gak siap dengan perbedaan umur diantara kami.. aku terpaut 2 tahun lebih tua dari dia...
nobita76 : tetehku bilang, hal itu sama sekali tidak diperkirakannya menjadi alasan penolakan kelanjutan ta'aruf
nobita76 : karena ketika cv-ku dikasiin ke dia, dia hanya bilang pengen satu suku, sunda. Dan gak pernah membahas mengenai umur dan yang lainnya..
nobita76 : prioritas utamanya, akhwatnya harus bersuku sunda!
diana : *listening*
nobita76 : Waktu dia membicarakan masalah suku ini pas ta'aruf pekan lalu,
nobita76 : aku sempet berpikir..
nobita76 : ada apa dengan suku yang lain? bukankah yang lebih penting pemahaman agamanya, daripada dari mana dia berasal?
nobita76 : Tapi aku menghargai keinginan dia, toh aku punya pikiran yang sama ketika seumurnya..
nobita76 : tapi pandangan itu kemudian berubah karena ada yang lebih penting lagi dibanding kesukuan ataupun perbedaan usia..
nobita76 : Bagaimanapun, aku hormati keinginan dan ketakutannya... So, i take it with my braveheart...
Masalah jodoh ini memang unik.. Ada yang ideal, sekali ta'aruf langsung jadi. Ada juga yang melewati beberapa kali ta'aruf, kemudian jadi, atau belum ditakdirkan jadi seperti temenku yang satu itu. Atau malah ada juga yang sampe menginjak usia kepala 3 tapi belum pernah ta'aruf sekalipun. Kalo kondisinya begitu tapi masih ada keinginan di dirinya untuk mencoba ta'aruf lagi, gak masalah. Yang bahaya, kalo udah merasa capek dengan kondisi yang begitu2 terus, dan kemudian gak ada keinginan untuk mencoba lagi, dengan alasan sudah menikmati kehidupannya sekarang.
'Ala kulli hal... semoga Allah SWT segera mempertemukan jodoh untuk semua sahabat2ku yang masih sendiri..
dengan pilihan yang terbaik.. yang sholeh, yang bisa jadi qawwam untuk rumah tangganya.. Allahumma aamiin...
*semoga dijabah, bukankah doa orang yang sedang shaum insyaAllah dijabah?*

Itu judul buku salah satu sahabatku yang insyaAllah sedang naik cetak di bulan Ramadhan ini. MasyaAllah, beliau produktif sekali bikin tulisan.. Padahal baru beberapa bulan lalu beliau menulis buku yang berjudul "99 Ideas for Happy Mom". Menurut cerita beliau, awalnya beliau ragu untuk menulis buku tersebut. Alasannya karena beliau belum menyandang gelar "Mom". Tapi salah satu rekan kerjanya bilang, "Emangnya kalo mo bikin buku tentang kematian, mesti ngerasain mati dulu?"

Nah, balik lagi ke topik.. Buku yang baru ini menceritakan kisah orang2 yang masih sendirian *eh, beliau juga masih sendirian.. kalo ada yang mo kenalan, hubungi japri yaa
* Aku belum bisa ngasih reviewnya sekarang, soalnya belum dikasih softcopy-nya.. hehehe!Setelah beberapa hari yang lalu chatting dengan beliau mengenai isi bukunya, aku tiba2 teringat tulisanku beberapa tahun yang lalu, tepatnya 2 tahun
. Sahabatku yang ini bercerita mengenai proses ta'arufnya.. *buat yang udah pernah baca, gak papa yaa.. baca lagi
*********
Kemaren aku dapet email dari temen kerjaku semasa di Bandung dulu. Dia menceritakan kegelisahannya yang sampe saat ini belum dapet seseorang yang bakalan menjadi sahabat setianya selama sisa hidupnya. Dia bilang, "Die.. sometimes i feel hopeless! Gue yang sejak dulu aktif di dakwah yang selalu mendapat "jaminan aman" soal jodoh baru tersadar, bahwa pasangan nggak semudah itu bisa kita inginkan dan kita miliki. Mungkin dulu salah, atau memang gue sekarang yang salah.. Nggak istiqomah dan terlalu pemilih. I believe in GOD! That only the precious thing that HE will give to me..."
Bukan sekali dua kali aku dapet curhat-an mengenai salah satu rahasia Allah ini. Sebelumnya, aku juga pernah chatting dengan temenku yang lainnya:
nobita76 : Di.. ta'aruf kami gak dilanjutin :(
diana : ada apa, ceu? kok gak dilanjutin? :-/ ada sesuatu yang mendasar kah?
nobita76 : waktu hari Jum'at kemaren sepulang aku dari kantor, Teteh pembimbingku nelpon,
diana : trus, kumaha cenah?
nobita76 : katanya...
nobita76 : "Fis.. keputusannya udah ada, ternyata belum jodoh.. Gapapa ya? Mungkin ini dah keputusan dari Allah, dia bukan yang terbaik untuk Nafisa..
nobita76 : Nafisa gak usah kecewa, harus tegar dan sabar. Jangan trauma sama proses ini. Pokoknya dalam pikiran Nafisa jadikan ini pengalaman, bahwa Nafisa pernah ngalamin seperti ini.
nobita76 : Jangan trauma, insyaAllah akan diberi ganti yang lebih baik lagi..
nobita76 : Mungkin Nafisa tsiqoh sama agamanya tapi mungkin aja Allah menilai lain, mungkin ke depannya banyak ketidakcocokan,
nobita76 : walaupun menurut kita sih cocok2 aja.."
diana : .... *speechless*
diana : sing sabar, nya Ceu...
nobita76 : Aku penasaran, Di.. apa yang membuat dia gak mau melanjutkan ta'aruf ini..
nobita76 : ternyata dia gak siap dengan perbedaan umur diantara kami.. aku terpaut 2 tahun lebih tua dari dia...
nobita76 : tetehku bilang, hal itu sama sekali tidak diperkirakannya menjadi alasan penolakan kelanjutan ta'aruf
nobita76 : karena ketika cv-ku dikasiin ke dia, dia hanya bilang pengen satu suku, sunda. Dan gak pernah membahas mengenai umur dan yang lainnya..
nobita76 : prioritas utamanya, akhwatnya harus bersuku sunda!
diana : *listening*
nobita76 : Waktu dia membicarakan masalah suku ini pas ta'aruf pekan lalu,
nobita76 : aku sempet berpikir..
nobita76 : ada apa dengan suku yang lain? bukankah yang lebih penting pemahaman agamanya, daripada dari mana dia berasal?
nobita76 : Tapi aku menghargai keinginan dia, toh aku punya pikiran yang sama ketika seumurnya..
nobita76 : tapi pandangan itu kemudian berubah karena ada yang lebih penting lagi dibanding kesukuan ataupun perbedaan usia..
nobita76 : Bagaimanapun, aku hormati keinginan dan ketakutannya... So, i take it with my braveheart...
Masalah jodoh ini memang unik.. Ada yang ideal, sekali ta'aruf langsung jadi. Ada juga yang melewati beberapa kali ta'aruf, kemudian jadi, atau belum ditakdirkan jadi seperti temenku yang satu itu. Atau malah ada juga yang sampe menginjak usia kepala 3 tapi belum pernah ta'aruf sekalipun. Kalo kondisinya begitu tapi masih ada keinginan di dirinya untuk mencoba ta'aruf lagi, gak masalah. Yang bahaya, kalo udah merasa capek dengan kondisi yang begitu2 terus, dan kemudian gak ada keinginan untuk mencoba lagi, dengan alasan sudah menikmati kehidupannya sekarang.
'Ala kulli hal... semoga Allah SWT segera mempertemukan jodoh untuk semua sahabat2ku yang masih sendiri..
dengan pilihan yang terbaik.. yang sholeh, yang bisa jadi qawwam untuk rumah tangganya.. Allahumma aamiin...*semoga dijabah, bukankah doa orang yang sedang shaum insyaAllah dijabah?*
22 comments:
Wah, kalo masalah umur, aku 11 tahun lebih tua dari istri saya.
amiiin..mudah2an cepat datang
saya baheula teu bobogohan heula, 2 minggu langsung habeuk we.. soalna pernah pacaran 7 tahun teu jadi he he he buka kartu..
Jodoh memang ditangan Allah,tapi manusia juga harus berusaha...
wow..mbak di..speechless
aminn ... jadi inget dulu ketika pernah p*****n. ketika ada seorang yang mengajak 'taaruf' eh si mantannya datang, dia jadi bimbang, GUBRAK ga sih mba, pikasebeleun eta si akang, trus di angkot dari jatinangor, dengan bersedih, aku berdoa, ya Allaah, jika setelah ini ada lelaki yang datang, jika memang dia baik untukku, jadikan dia bapak dari anak2ku,
halaaah mba, demnächst eehh si kaka....:D
doa diangkot itu, Allahu'alam, Allaah mendengarnya.
mbaaa.. kangeen nih denger suara mba di online :D
yang merdduuh ituu , hihihi
semoga mba nafisa segera dipertemukan dgn jodohnya.. amin...
mba rinatiara.. sy ge jadi inget. sy pernah ngerasa 'disakiti' trus ngedoa gini : smoga dia jadi cinta mati sama sy.. Allah kan Maha Membolakbalikan hati. wallahu'alam sih tp si dia agak brubah jadi agak baekan sdikiiit... ;))
waduh mba evanov, ... jadi malu ... salam kenal mba...;)
Aamiin...jodoh sudah Alloh tetapkan bukan? tinggal menunggu waktu yg tepat..
masalahnya Pak, temen saya itu lebih muda calon laki2nyaa.. jadi begitu yang laki2 tau kalo calon perempuan lebih tua *cuman 2 tahun doang* langsung mundur.. :(
padahal mah belum tentu usia berpengaruh pada kedewasaan seseorang ya Pak? :)
aamiiin...! buat kita juga cepet dateng, ya Liaa.. yang kecil2 :p
aamiiin...! buat kita juga cepet dateng, ya Liaa.. yang kecil2 :p
hihihi... bobogohanana ayeuna nyaaa? komo anak2 udah pada gede deuih...
yup, bener.. tapi kalo udah berusaha cari sana cari sini, kenalan ama yang ini kenalan ama nyang entu tapi belum jodoh? :p
kita berdo'a bareng yuuuukkkk.... :)
idiiihhh... males bwanged dweeehhh...! Alhamdulillah, bukan dia yang terbaik buat Rina :)
eh, kemaren Mas Aldi nanya kabar suamimu... kayaknya ada yang kangeeen tuuuhh.. hihihi!
huhuhuhu... sekarang mah udah gak akan online2an lagi kali yaaaa... :p gak bisa "centil2an" lagi sambil RoL.. hihihihi!
aamiin.. aamiin.. aamiiiiinnn..!! *dari hati yang terdalam, karena aku sangat menyayanginyaaa*
hahahahaha! eta mah keukeuh namanyaa... :D
betul... di saat yang tepat dengan orang yang terbaik pilihanNya, insyaAllah :)
hehe, inas sempet blg juga mau bikin buku itu di kemaren2 pas ketemu di milad dt..ternyata lagi naik cetak tho! alhamdulillah..moga ntar setelah buku terbit, makin banyak para lajangners yg tercerahkan ^_^
aamiin.. juga semakin dekat ke pertemuan dengan belahan jiwanyaa.. ;)
Post a Comment